Dalam rangka menekan potensi meningkatnya kasus pernikahan dini, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 03 UMD Universitas Jember Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 melaksanakan sosialisasi pencegahan pernikahan dini di Desa Sidomukti dengan menggunakan video animasi edukatif sebagai media utama. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak 24 Januari hingga 31 Januari 2026 di Desa Sidomukti, dengan sasaran remaja di Desa Sidomukti dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMK/MA sebagai bagian dari upaya preventif terhadap pernikahan dini melalui sosialisasi, pretest, posttest, dan diskusi. Video animasi tersebut dapat diakses melalui tautan Google Drive berikut: https://drive.google.com/file/d/1-x-a0XOgSMjAYdM8EFpYEsUB0THwEFtD/view?usp=drive_link.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas pentingnya penguatan literasi remaja terkait risiko pernikahan dini. Selain bertujuan meningkatkan kesadaran, sosialisasi ini juga dirancang untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa-siswi secara lebih terstruktur. Pengukuran dilakukan melalui mekanisme pretest–posttest, sehingga peningkatan pemahaman dapat terlihat dengan jelas sebelum dan setelah materi sosialisasi diberikan.
Pelaksanaan sosialisasi dilakukan secara berurutan di enam lembaga pendidikan di Desa Sidomukti, yaitu : SMPI Al Mursyidiyah, MI Miftahul Ulum, MTs. Miftahul Ulum, MA Miftahul Ulum, SDN Sidomukti 01, dan SDN Sidomukti 02. Dengan pola estafet ini, materi dapat tersampaikan merata kepada siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Secara teknis, rangkaian sosialisasi di setiap sekolah berlangsung dengan alur yang sama agar hasilnya bisa dibandingkan secara adil dan konsisten. Kegiatan dimulai dengan pretest untuk memetakan pengetahuan awal siswa-siswi terkait pernikahan dini. Setelah itu, tim KKN menyampaikan materi inti melalui pemutaran video animasi edukatif yang dilanjutkan dengan penjelasan singkat dan diskusi. Agar suasana tetap kondusif dan siswa tidak jenuh, sesi edukasi juga diselingi ice breaking. Di akhir kegiatan, siswa-siswi mengikuti posttest untuk melihat peningkatan pemahaman setelah menerima materi sosialisasi.
Upaya yang dilakukan dalam membangun kesadaran ini tidak hanya berhenti pada penyampaian materi semata, tetapi juga memastikan pesan tersebut benar-benar diterima dengan baik oleh para remaja Desa Sidomukti. Sebagai bukti empiris keberhasilan program, KKN 03 UMD Universitas Jember mencatat adanya lonjakan pemahaman yang cukup signifikan mengenai risiko pernikahan dini. Ulasan lengkap mengenai data kenaikan skor pengetahuan peserta dari hasil pre-test ke post-test dapat disimak selengkapnya pada artikel berikutnya.
https://sidomukti-mayang.id/artikel/2026/02/14/pengaruh-sosialisasi-literasi-moral-terhadap-pengetahuan-dampak-pernikahan-dini-tinjauan-kuantitatif-pada-remaja-sidomukti